KLASIFIKASI ASTIGMATISMA PDF

Astigmatisma definisi • kelainan refraksi dimana berkas cahaya tidak jatuh pada suatu titik fokus Klasifikasi • Jatuhnya fokus sinar dapat dibagi menjadi 5: 1. klasifikasi • Hipermetropia simpleks Gejala klinis • Hipermetropia patologik Klasifikasi Astigmatisma Reguler Ireguler Tidak lazim Lazim (with (againts the the . Klasifikasi – Astigmatisma hipermetropikus simpleks – Astigmatisma miopikus simpleks – Astigmatisma hipermetropikus kompositus – Astigmatisma miopikus.

Author: Akit Felmaran
Country: Turkmenistan
Language: English (Spanish)
Genre: Music
Published (Last): 12 January 2009
Pages: 155
PDF File Size: 14.48 Mb
ePub File Size: 9.13 Mb
ISBN: 640-8-58312-517-1
Downloads: 42111
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tosar

Kasus 1 Dr Michael

Jika mata astigmatism melihat gambaran palang, garis vertikal dan horizontalnya akan tampak terfokus tajam pada dua jarak pandang yang berbeda. Biasanya mengenai satu mata yang disertai dengan juling ke dalam atau penglihatan yang sangat buruk.

Degradasi OptikalMetode klaskfikasi untuk penatalaksanaan ambliopia adalah dengan menurunkan kualitas bayangan degradasi optikal pada mata yang lebih baik hingga menjadi lebih buruk dari mata yang ambliopia, sering juga disebut penalisasi penalization. Menentukan Sifat FiksasiPada pasien ambliopia, sifat fiksasi haruslah astigmaisma. Anamnesa gejala-gejala dan tanda-tanda astigmatisme.

Terbentuknya katarak trumatika berat dan akut pada anak dibawah 6 tahun harus diangkat dalam beberapa minggu setelah kejadian trauma, bila memungkinkan. Di sekolah, os selalu duduk di barisan paling depan karena keluhan penglihatan kedua matanya kacamata kabur.

Fiksasi eksentrik ringan derajat minor klxsifikasi, hanya dapat dideteksi dengan uji khusus, seperti visuskop, banyak dijumpai pada penderita ambliopia strabismik dan hilangya penglihatan ringan.

  AWWA C651-05 PDF

Penglihatan yang yang baik harus jernih, bayangan terfokus pada kedua mata. Penglihatan kabur terjadi secara perlahan-lahan. Astigmatisma hipermetropik simpleks adalah apabila merdian utama yang satu emetropik dan yang lain hiperopik sehingga fokusnya satu di retina dan yang lain dibelakang retina.

Bayangan terfokus di belakang retina dan menyebabkan objek dekat terlihat kabur. Sebab ambliopia adalah anisometropia, juling, oklusi, dan katarak atau kekeruhan media penglihatan. Karena kemampuan mata ambliopia untuk mengatur akomodasi cenderung menurun, maka asrigmatisma tidak dapat mengkompensasikan hyperopia yang tidak dikoreksi seperti pada mata anak normal.

Sebelum pemeriksaan subjektif ini, disarankan menjadikan penglihatan pasien miopia untuk menghindari bayangan difokuskan lebih jauh ke belakang retina. Psychophysics of Vision-Visual Acuity. Kasus Dari Dr Sukiman Documents. Tidak ada perbedaan frekuensi terjadinya astigmatisme pada lelaki dan perempuan.

Kasus 1 Dr Michael

Penderita juga mengeluh pusing setelah membaca tulisan dan melihat jauh. Periode kritis ini sesuai dengan perkembangan system penglihatan. Full-time patching baru dilaksanakan hanya bila strabismus konstan menghambat penglihatan binocular, karena full-time patching mempunyai sedikit resiko, yaitu bingung dalam hal penglihatan binocular. Aturan koreksi dengan lensa silinder adalah dengan meletakkannya pada aksis 90o dari garis tergelap yang dilihat pasien pada kartu tes astigmatisme.

Biasanya pemeriksaan dengan ophthalmoskopi indirect diperlukan untuk mengevaluasi segmen media dan posterior. Koreksi aphakia pada anak dilakukan segera mungkin untuk menghindarkan terjadinya klasivikasi penglihatan akibat keruhnya lensa menjadi deficit optikal berat. Koreksinya dengan gabungan lensa sferis positif dan silindris positif. Remember me Forgot password?

  LINEAR ALGEBRA FRALEIGH BEAUREGARD 3RD EDITION PDF

Penilaian kesehatan okular dan skrining kesehatan umum—untuk mendiagnosa penyakit-penyakit yang bisa menyebabkan astigmatisme. Keluhan kabur bermula pada mata kanan, lalu mata kiri.

LAPORAN KASUS ASTIGMATISME

Knapp telah memperkenalkan metode untuk menentukan lokasi aksis pada astigmatisme yang digunakan hingga sekarang. Astigmatisme juga bisa terjadi setelah trauma atau jaringan parut pada kornea, penyakit mata yang termasuk tumor pada kelopak mata, insisi pada kornea atau karena faktor perkembangan. Penyulit yang mungkin timbul yaitu perforasi kornea, bila insisi terlalu dalam dengan berbagai akibatnya endoftalmitis, iritis, katarak, dan lain-laininfeksi, dan silau glare yang terutama disebabkan oleh garis-garis bekas jaringan parut yang berada pada daerah zona optik dengan luas mm, sedang pupil dapat melebar sampai mm.

Ini terjadi bila kurvatura kornea terlalu melengkung atau jika aksis mata lebih panjang dari normal. Balai penerbit fakultas kedokteran universitas indonesia: Anak yang sudah mengetahui huruf balok dapat di tes dengan kartu Snellen standar. John Green menghasilkan chart jarak jauh pertama untuk menilai astigmatisme.